Inspirasi

NGGAK KUATIR LAGI NINGGAL-NINGGALIN KARYAWAN

By putri • 09 Jul 2019

#KisahQasir

 

Dalam usaha, kalau sering ninggal-ninggalin karyawan, pasti adaaaaaa aja PR-nya. Catetan yang nggak rapi lah, stok bahan pada habis tapi nggak ada laporan lah, belum lagi hitung-hitungan yang nggak klop. Yang ada, jadi harus dua kali kerja. Yah, mungkin ini resiko kalau punya beberapa outlet kali, ya? Eits-eits...tunggu dulu. Bukan berarti punya cabang/ outlet tambahan itu berarti tambahan permasalahan, loh. Justru harusnya, tambah cabang, tambah rejeki. Apalagi kalau BossQ bisa mengurus beberapa cabang dengan tenang. Kayak yang dilakukan oleh owner Ayam Oregano ini nih. Simak deh kisah singkatnya.

 

Kalau BossQ sering melintasi daerah UGM Yogya, mungkin tahu warung tenda yang satu ini. Ayam Oregano namanya. Sesuai namanya, warung ini menyajikan menu andalan #ayamoregano yang rasanya unik banget. Ada juga menu cumi lada hitam, ikan bumbu basil, kulit ayam crispy, aneka jus, dan masih banyak lagi. MenariQnya, walau menunya rada “nggak biasa”, tapi harganya "masuk" banget di kantong mahasiswa (terutama mahasiswa rantauan kayak kamu. Hehehe).

 

Ayam Oregano buka pertama kali November 2018. Sedari awal sudah memilih depan fakultas Farmasi UGM sebagai lokasinya. Nggak lama, mereka ekspansi. Sekarang sudah ada cabangnya lagi di daerah Pogung Baru. Owner Ayam Oregano adalah tiga orang perempuan muda, salah satunya Neneng Irma Riskandari (Irma) yang berkesempatan Tim Qasir temui untuk wawancara.

 

Sebelum buka #ayamoregano, Irma dkk. sebenarnya sudah punya bisnis kuliner juga. Berupa cemilan kemasan, keripik usus. Lalu dalam rangka ekspansi usaha, ketiganya mencoba peruntungan dengan bisnis makanan “berat”.

 

Karena memiliki beberapa cabang dan jenis usaha di lokasi yang berbeda, Irma dkk. jadi harus sering ninggal-ninggalin karyawan tanpa pengawasan. Oiya, total karyawannya ada 20-an orang. Bukan pekara gampang me-manage-nya. Irma pun mulai mencari aplikasi yang bisa membantunya. Tahu apa jawabannya?Jreng jreeeeeng!! Iya, Qasir.

 

Pertemuan Irma dengan Qasir terjadi melalui riset yang cukup lama dan panjang. Dia dan tim mencari satu per satu dari Google Play Store. Irma juga sempat mencoba beberapa POS lain, namun pencariannya berhenti di Qasir. Alasannya, “Ada yang gratis, tapi ternyata cuma trial 3 bulan. Malah ada yang cuma 1 bulan. Harganya (POS lain) juga lumayan, paling murah 49 ribu, ada juga yang 299 per bulan. Itu pun harga untuk per toko. Nambah toko, bayar lagi.” Begitu papar Irma. “ Ada juga yang gratis, tapi menunya nggak user friendly. Agak susah. Terlalu detail,” Irma menambahkan.

 

Begitu pakai Qasir, Irma sempat heran. Kok bisa ya, ada aplikasi yang gampang penggunaaannya, lengkap fiturnya, tapi gratis tanpa biaya. Sempat juga dia ragu, tapi setelah dipakai terus, dia pun jadi makin yakin. Sekarang, kalau harus ninggal-ninggalin karyawan, Irma tinggal memantau lewat aplikasi aja. Dia juga bisa mantau kondisi toko dari jauh cabang mana yang sudah perlu restock bahan.  Semudah itu, sesimpel itu. Dan ya, semuanya tanpa biaya.

 

Kalau BossQ ingin merasakan pengalaman dagang #gampang kayak Irma, nggak usah mukir lagi deh.

Coba aja pake Qasir. Download di http://bit.ly/blogQasir sekarang juga. #Gratis