Inspirasi

Saatnya Teknologi Jadi Teman Bisnis

By putri • 07 Jun 2019

Apa yang BossQ bayangkan dengan membangun sebuah bisnis? Harus ada modal yang besar? Ada toko? Ada produk yang benar-benar berbeda dan belum ada sebelumnya? Tunggu dulu. Di Yogyakarta seorang ibu rumah tangga, membangun bisnisnya tanpa tiga hal yang disebutkan di atas.

Dialah Erina, pemilik usaha salad buah Salad Nyonyah. Bertempat tinggal di Umbulharjo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Erina memberanikan diri memulai bisnisnya November tahun lalu meski tanpa toko. Ide bisnisnya pun terbilang spontan.  Sama sekali bukan bisnis yang direncanakan jauh-jauh hari dan dengan rancangan yang sempurna. Namun, ide bisnisnya lahir terinspirasi salah anak kosnya yang pernah membuat bisnis serupa sebelumnya. Ya, anak kos ini lebih dulu membuat bisnis salad buah dan rupanya sukses. Kebetulan, saat itu memang sedang banyak bermunculan bisnis salad buah di Yogyakarta.

 

Ketika si anak kos pindah, Erina gercep (gerak cepat) menyambut peluang dan membuat bisnis serupa. Pertama kali berjualan, yang ia pikirkan adalah bagaimana cara memperkenalkan produk dan brand-nya. Maklum, Erina tidak memiliki toko untuk display. Tanpa berpikir lama, Erina memilih untuk memanfaatkan media sosial. Adalah promosi berbayar via instagram, promosi via akun review kuliner, juga promosi berbayar via Facebook yang ia manfaatkan untuk promosi. Benar saja, dalam sekejap, orderan yang masuk pun meningkat tajam. Orang-orang semakin kenal dengan Salad Nyonyah.

“Kalau nggak lewat sosmed, orang nggak tahu produk kita. Paling hanya teman-teman saja,” begitu kata Erina.

 

Untuk pemasaran, Erina menggunakan jasa aplikasi ojek online. “Ya, terima kasih pada kecanggihan teknologi,” ujar Erina. Melalui model pemasaran seperti ini, dalam sehari, Erina bisa menjual 150 hingga 200 cup salad buah, juga puluhan cup Brownies Lumer, produk terbarunya. Rata-rata harganya sekitar 25 ribu hingga 40 ribuan rupiah per cup. Hayo, pasti langsung menghitung omsetnya, kan?

 

Nah urusan stok dan catatan penjualan, Erina memercayakan hanya pada Qasir. Kenapa Qasir? Karena bukan cuma gratis, Qasir juga komplit dan paling mudah digunakan. "Fiturnya paling cocok untuk Salad Nyonyah," begitu katanya.

 

Perkenalan Erina dengan Qasir, dimulai dari seorang karyawannya, yang sebelumnya pernah bekerja di usaha salad buah anak kos Erina. Ia pun menyarankan Erina juga menggunakan Qasir, karena akan sangat membantu membuat bisnisnya lebih terpantau. Begitu mencobanya sendiri, Erina pun mengamininya.

 

Meski awalnya Erina mengakui hanya mengikuti tren salad buah yang sedang  happening, kini a sudah bisa memberikan sedikit keunikan pada produknya.  “Salad Nyonyah itu tidak meninggalkan rasa masam ketika dimakan, hanya rasa manis dari buah dan menggunakan mayones yang tawar,” kata Erina begitu ditanya soal produknya.

 

Belum setahun Salad Nyonyah berdiri,  tapi sudah bisa membuat Erina yang tadinya hanya ibu rumah tangga biasa, menjadi pengusaha  yang bisa mengantongi omset puluhan juta per minggu. Karena dikerjakan di rumah, usaha ini pun tidak mengganggu aktivitasnya sebagai ibu dan istri. Ditambah dengan bantuan Qasir,  berbisnis pun jadi semakin mudah dan tidak memakan waktu.

 

Jadi kalau BossQ kepengen mulai berbisnis,  tapi masih galau karena nggak punya toko dan modal masih dikit? Jangan menyerah! Salad Nyonyah jadi contohnya.