Studi Kasus

Cerita Warung Mumu

By admin • 29 Jan 2018

Kebutuhan Warung Mumu ini mewakili kebutuhan hampir semua toko kelontong di Indonesia. Qasir menjadi jawaban akan kebutuhan terhadap akses dalam berjualan.

 

Kunjungan team Qasir ke Warung Mumu yang berada di daerah Ciledug – Tangerang ini seolah membuka mata bahwa ada beberapa kendala yang dihadapi oleh toko kelontong, yang membuat mereka memiliki pertumbuhan cukup lambat dibanding dengan modern market.

RELASI DENGAN DISTRIBUTOR

 

Warung milik Pak Mumu ini hanya memiliki 1 distributor, sisanya dia membeli barang sendiri.
Proses ordernya melalui salesman yang datang untuk mengecek barang, atau sekalian mengantar barang yang sudah di order sebelumnya.

Order yang di lakukan di Warung Mumu ini hampir setiap hari, pengirimannya kurang lebih sekitar 4 jam setelah proses order.

Pembayaran yang dilakukan dengan distributor menggunakan cash.
Setelah sampai, rekonsiliasi barangnya dilakukan langsung secara manual.

PROSES PENERIMAAN BARANG

 

Penerimaan Barang yang dilakukan belum menggunakan catatan yang lebih proper, hanya menggunakan kertas dan di tulis seadanya.

Hal ini dapat menjadi hambatan jika ada barang yang tidak sesuai dengan yang di order, dan juga kesulitan saat mengecek orderan yang selama ini sudah di terima.

Karena kemungkinannya cukup besar untuk kertas seadanya seperti itu bisa hilang, luntur dan lain-lain.

PENCATATAN TRANSAKSI

Transaksi yang terjadi setiap hari ini juga di catat hanya menggunakan kertas seadanya, bahkan terkadang tidak di catat.

Sehingga saat ditanyakan mengenai penjualan, sisa stock dan lain lain Pak Mumu tidak tahu persis dan hanya mengira-ngira saja.

Hal seperti ini cukup umum terjadi, terkadang mereka belum menganggap pencatatan adalah hal yang penting, atau bahkan ada yang menawarkan sistem namun penggunaan nya yang kompleks dan investasinya yang cukup mahal.

PROMOSI

Promosi yang digunakan oleh Warung Mumu adalah berupa spanduk saja, untuk promosi tiap produk, Warung Mumu sama seperti Toko Kelontong lainnya, tidak bisa menyesuaikan promosi yang brand/produk berikan ke konsumen.

Hal seperti ini lah yang tidak terjadi di Modern Market, mereka memiliki akses yang cukup baik dengan Produk atau pun Distributor.

PELAYANAN KE KONSUMEN

Warung Mumu belum mampu memberikan delivery service ke konsumennya, namun sudah memiliki beberapa nomor handphone konsumen yang ditujukan untuk menginformasikan barang yang konsumen perlukan.

Untuk meningkatkan penjualan terkadang Warung Mumu menawarkan produk-produk baru ke konsumen.

MODAL USAHA

Untuk Modal Usaha, memang saat ini Warung Mumu belum memerlukannya, tapi kedepannya yang lebih diperlukan adalah untuk membuka warung lain, dan tentu saja disitu ada kebutuhan untuk mengisi warung tersebut dengan produk-produk yang akan di jual.

Hambatannya adalah sulitnya akses ke permodalan karena tidak memiliki laporan yang “proper” dalam penjualan dan  lain-lain.

TEKNOLOGI YANG DI GUNAKAN

Meskipun Warung Mumu masih melakukan semuanya secara manual, namun bukan berarti belum memiliki kesadaran akan pentingnya teknologi.

Pak Mumu sudah menggunakan kegiatan sehari-harinya dengan menggunakan Smartphone Android.

Penggunaan Smartphone ini masih hanya sebatas untuk menelpon, chatting dan social media lainnya, beliau belum menggunakannnya untuk keperluan usahanya.

PERAN QASIR

Kendala yang dihadapi Warung Mumu bisa dibilang mewakili sebagian besar pelaku UMKM. Dari kendala-kendala tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa masalah yang dihadapi adalah keterbatasan terhadap 4 AKSES: Teknologi, Distribusi, Permodalan, dan Promosi.

(Qasir dulu bernama Etalastic)

Qasir berusaha menjadi jembatan bagi UMKM untuk mendapatkan akses tersebut sehingga mampu bersaing dengan pasar modern.

Akses Teknologi
Melihat kesadaran penggunaan teknologi (smartphone), Etalastic memberikan kemudahan dalam pencatatan transaksi, baik keuangan, stok dan lainnya hanya dengan mendownload aplikasi Qasir di Playstore.

Akses Distribusi
Kerjasama Qasir dengan distributor, dapat menjadi solusi bagi Toko Kelontong dalam melakukan order semudah menggunakan smartphone, dan secara otomatis mengupdate jumlah inventori yang ada.

Akses Promosi
Tidak lagi kesulitan untuk menyesuaikan promosi karena akses yang diberikan di Qasir salah satunya adalah mengetahui jenis promosi yang diberikan oleh brand/produk.

Akses Permodalan

Memiliki kebutuhan akan modal kerja adalah hal yang mendasar dalam berbisnis, namun tidak semua Toko Kelontong memiliki akses yang mudah karena terdapat hambatan-hambatan yang dalam memenuhinya, misalnya seperti administrasi yang buruk dan kesulitan akses dalam mengajukan informasi usahanya ke pemberi modal.

Solusi yang lengkap dari Qasir bisa membantu UMKM lebih bersaing dengan Modern Market sehingga UMKM bisa berkembang lebih pesat lagi.