Tips

10 Tips Membuat Iklan di Media Sosial Jadi Menarik, Cek di Sini!

06 Dec 2020, Ditulis oleh Bentangku

10 Tips Membuat Iklan di Media Sosial Jadi Menarik, Cek di Sini!

Saat ini lebih dari separuh orang di dunia menggunakan media sosial untuk berbagai hal lho, Usahawan. Salah satunya untuk memasang iklan. Data terbaru dari Datareportal menunjukkan 4,14 miliar orang di seluruh dunia menggunakan media sosial pada Oktober 2020 atau setara dengan 53 persen dari total populasi global.

Bahkan, pada 12 bulan terakhir, jumlah pengguna media sosial melonjak.

Analisis Kepios menunjukkan, lebih dari 450 juta orang mulai menggunakan media sosial untuk pertama kalinya sejak Oktober 2019. Angka itu setara dengan pertumbuhan tahunan lebih dari 12 persen atau rata-rata 14 pengguna baru setiap detik.

Fakta ini tak berhenti di situ saja. Data terbaru menunjukkan pertumbuhan pengguna media sosial semakin cepat. Lebih dari 180 juta orang mulai menggunakan media sosial antara Juli dan September 2020, dengan rata-rata hampir 2 juta pengguna baru setiap hari.

Nah, dengan modal data tersebut, kamu bisa memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan usahamu. Beberapa ahli menyebut, beriklan di media sosial merupakan jurus paling efektif untuk meningkatkan penjualan dan branding.

Beda Karakter

Penyedia jasa branding perusahaan di media sosial, Buffer menyebut, memasarkan produk atau beriklan di sosmed menjadi salah satu cara ampuh untuk kesuksesan marketing. Alasannya, media sosial untuk terhubung dengan audiens untuk membangun reputasi.

Buffer dalam lamannya mengatakan, iklan di media sosial juga bisa menambah traffic ke website perusahaanmu --tentunya jika kamu punya situs sendiri untuk usahamu-- selain meningkatkan penjualan.

Platform media sosial utama yang biasa digunakan adalah Facebook, Instagram, Twitter, LinkedIn, Pinterest, YouTube, dan Snapchat.

Perlu diketahui, sebagian besar jejaring sosial bekerja secara organik. Jadi, sebelum mengeluarkan uang untuk mengiklankan produk, merek atau jasa, kamu harus mempertimbangkan sejumlah hal. Contohnya, sifat pengguna masing-masing platform, produk atau jasa yang kamu tawarkan dan materi iklanmu. Yuk, kita bahas satu per satu.

Pertama, soal sifat pengguna media sosial. Sifat pengguna masing-masing platform berbeda-beda.

Melansir dari Picmonkey, pengguna Facebook lebih menanggapi unggahan tentang penjualan di situs dibandingkan promosi barang dagangan baru. Sementara, di Instagram hingga TikTok banyak beredar barang-barang baru dan hal ini membuat netizen tertarik untuk menggunakannya.

Manajer Akun Sosial Berbayar Interaktif Nicole Portman menjelaskan mengenai kondisi ini. Dia juga memberikan tips agar kamu tak salah dalam beriklan di media sosial.

"Anda tidak boleh membuat pesan di Facebook sama dengan di LinkedIn. Orang-orang mengunjungi social media untuk alasan yang berbeda, dan kalender konten juga harus bisa membacanya," kata Portman, seperti dilansir PicMonkey.

Salah satu hal yang paling menarik tentang membuat iklan di media sosial adalah target atau audiens-mu harus jelas. Berbeda dengan beriklan di media konvensional, seperti koran atau televisi, semua orang bisa melihatnya.

"Penargetan di media sosial membantu memastikan bahwa iklan Anda menarik perhatian orang yang benar-benar ingin melihatnya," kata Manajer Senior Media Sosial PicMonkey Jenn Reiner.

Hal paling penting lainnya yang perlu diingat dalam membuat iklan di media sosial yaitu efektif dan efisien. Jadi, diusahakan langsung pada intinya.

Sangat Efektif

Paper.id dalam siaran tertulisnya mengenai pelaku konsumen di era media sosial menyebutkan, masyarakat kini lebih senang melihat sesuatu secara online, baik itu Youtube, Facebook, atau Instagram. Media sosial efektif sebagai media iklan juga didukung dengan keberadaan influencers atau selebgram.

Usahawan, Renny A, mengakui media sosial kini menjadi tempat paling ampuh untuk mengiklankan produk. Selain banyak penggunanya, beriklan di media sosial tak harus berbayar.

“Sekarang zamannya memang berbeda. Media sosial dianggap tempat paling enak buat iklan. Kadang kalau kita hanya mengunjungi laman muka atau sekadar scroll, pasti ada iklan yang terbaca. Kalau pesannya sampai, pasti netizen langsung melirik atau membeli produk kita,” sebut eks-marketing Electronic Solution itu ketika berbincang dengan Qasir.

Renny pun memanfaatkan media sosialnya untuk mengiklankan produk snack kekiniannya, seperti dessert box hingga pudding. Menurut dia, hal itu efektif untuk mendongkrak penjualannya.

“Selain pembeli tetap, banyak juga yang tadinya hanya penasaran dan tergiur melihat fotonya. Saya juga bisanya menuliskan caption yang menarik. Jadi foto jualan saya diunggah di WhatsApp Story, kemudian juga di Instagram,” tambahnya.

Tips Bikin Iklan Menarik di Media Sosial

Nah, untuk menggaet perhatian masyarakat, dibutuhkan trik untuk membuat iklan menarik dan dilihat banyak pengguna media sosial.

Berikut sejumlah tips untuk kamu nih BossQ untuk membuat iklan di media sosial agar mampu mendongkrak brand dan penjualanmu seperti dirangkum Qasir dari berbagai sumber:

1. Pahami Tujuan Iklan

Langkah pertama adalah tentukan tujuan akhir iklan. Ini penting untuk mengukur seberapa efektif iklan yang kamu buat.

2. Cari Platform Beriklan yang Pas

Seperti uraian di atas, setiap platform media sosial memiliki pengguna yang sifatnya berbeda-beda. Pelajari masing-masing karakter pengguna platform media sosial dan cocokkan dengan target marketmu.

3. Tentukan Jenis Konten

Kamu harus memutuskan jenis konten apa yang diperlukan untuk iklan. Lalu cocokkan dengan platform media sosial yang akan kamu gunakan. Misal, kamu bisa membuat video pendek untuk Facebook dan Instagram. Selain itu, halaman Facebook membutuhkan banner khusus. Sementara, Instagram butuh foto menarik untuk menarik perhatian pengguna.

4. Buat Kalender Konten

Bagian selanjutnya dari proses perencanaan adalah merencanakan jadwal, kapan kamu akan mengunggah konten ke media sosial. Perlu diperhatikan juga, kapan unggahanmu bisa mendapatkan perhatian netizen. Setiap media sosial punya jam-jam tertentu di mana traffic pengguna mereka sedang tinggi.

Lalu, kamu juga harus ingat, semakin rajin dan teratur kamu mengunggah konten, produk atau jasamu bakal semakin dikenal.

5. Buat Slogan dan Caption Menarik

Konten visual yang bagus haruslah didukung dengan slogan yang mudah diingat serta menarik. Kumparan menyarankan, gunakan bahasa yang lugas dengan pilihan kata yang tepat untuk beriklan. Pilih juga kata yang mudah diingat.

Caption yang tepat juga mampu membuat netizen tergoda dengan produk yang kamu tawarkan dan meningkatkan brandawareness.

6. Gunakan Tagar yang Tepat

Penggunaan tagar atau hashtag bisa dibilang penting apabila produk yang kamu jual ingin segera dikenali. Tagar akan memudahkan produkmu muncul dalam hasil pencarian netizen.

Misal, kamu tambahkan tagar #makanansehat selain nama produkmu dalam unggahan. Ketika netizen mencari keyword “makanan sehat” dalam kolom pencariannya, produkmu otomatis akan muncul. Jika mereka tertarik, calon pembeli akan mengunjungi akunmu.

7. Berikan Penawaran Menarik

Tawaran menarik merupakan salah satu cara untuk menggaet calon konsumen. Misalkan tawarkan potongan harga atau gratis ongkir. Cantumkan pada iklanmu. Jangan lupa cantumkan juga syarat dan ketentuannya ya.

8. Gandeng Tokoh Terkenal/Artis/Influencers

Saat berbincang dengan Qasir, Renny menyarankan agar pengusaha tak ragu menggandeng influencers atau artis. Mereka sudah memiliki pengikut bejibun. Ini akan menguntungkan buatmu.

“Apalagi, sekarang ada influencer juga. Rata-rata tim marketing itu mengandeng mereka untuk beriklan di media sosial. Rata-rata mereka sudah punya penggemarnya sendiri. Followers mereka juga terkadang penasaran dan ingin tahu dengan produk yang mereka pakai atau konsumsi. Jadi, kalau kita lihat di Instagram influencer terkenal atau artis, pasti terselip beberapa iklan dengan foto dia,” kata Renny.

Namun, dia mengingatkan, tak semua influencer bisa diajak bekerja sama. Kamu harus memperhatikan, kualitas konten dan jumlah pengikut mereka. Juga segmentasi ekonomi influencer tersebut.

"Kadang melihat dari influencer sendiri. Misalnya, selebgram Awkarin, itu pasti pangsa pasarnya anak-anak muda, mau dari baju atau tata rias. Lalu, kalau untuk Kekeyi, misalnya, dengan gayanya dia yang lucu terkadang dia dipilih menjadi endorse makanan," saran Renny.

9. Jangan Ragu untuk Gunakan Konten Berbayar

Fitur iklan gratis dengan yang berbayar di media sosial memang berbeda. Jika ingin menjaring lebih banyak calon pembeli, jangan ragu untuk menggunakan fitur berbayar. Sebab, iklanmu akan muncul sesuai dengan karakteristik dan kebiasaan pencarian masing-masing pengguna, secara otomatis.

10. Pantau dan Tanggapi Komentar Netizen

Setelah mengunggah konten, tentu kamu harus mengelola akun media sosial perusahaanmu. Caranya, pantau unggahan konten iklan, sehingga apabila ada komentar atau reaksi dari netizen, kamu bisa segera menanggapinya. Ini akan meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan calon pembelimu.

Untuk mudahnya, kamu dapat mengatur notifikasi di akunmu serta pastikan pengaturan notifikasi di ponselmu aktif.

Selain beriklan, kamu juga bisa memperluas jangkauan tokomu dengan landing page. Landing page adalah halaman yang memiliki fungsi khusus dalam website, misalnya  untuk melakukan transaksi di website. Landing page juga mengajak pengguna untuk melakukan aksi tertentu. Misalnya, membeli produk, mendaftar, ataupun mempelajari informasi yang diberikan.

Fungsi Landing Page

1. Landing page berfungsi mengumpulkan data pengunjung potensial atau leads. 

2. Landing page juga bisa berfungsi untuk mempercepat transaksi. 

Jika kamu bingung bagaimana cara membuat landing page, atau takut budget operasionalmu tidak mencukupi untuk memiliki landing page sendiri, Qasi menyediakannya untuk kamu, landing page dengan harga yang sangat terjangkau (sistem berlangganan) dan dengan cara yang sangat mudah. Asyiknya lagi, landing page ini juga berfungsi sebagai katalog yang produknya bisa langsung sinkron dengan produk pada aplikasi Qasir kamu. Namanya Website Usaha. 



Pelajari di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang Website Usaha. 

Jadi, sudah bertambah kan sekarang wawasan kamu tentang bagaimana memperluas jangkauan promosi usaha dengan memanfaatkan teknologi di era digital ini? Tunggu apa lagi, segera ambil bagian bersama ribuan usahawan lainnya yang sudah mulai menjajaki ranah online.

Baca juga:

 

Share artikel ini