Tips

Cara Jitu Mengatur Keuangan bagi Usahawan Baru

By putri • 09 Sep 2019

Apa kamu termasuk karyawan yang merasa gajian tiap bulan nggak cukup untuk biaya hidup dan senang-senang selama sebulan? Apa kamu juga termasuk orang yang menambah penghasilan dengan bisnis kecil-kecilan? Kalau iya, kamu wajib baca artikel ini sampai tuntas.

 

Quy!

 

Zaman sekarang peluang bisnis memang banyak. Kata orang, asal jeli lihat peluang dan manfaatin itu, cuan pasti datang menghampiri. Tapi usaha sekecil apa pun kudu ada ilmunya. Karena kalau nggak, bisa-bisa usahamu mandek, jalan di tempat, atau bahkan gak menghasilkan laba yang signifikan. Makanya, simak dulu beberapa tips mengatur keuangan yang wajib kamu terapkan.

 

  1. Wajib! Pisahkan uang pribadi dengan uang usaha

 

Mungkin banyak orang yang nggak sadar kalau mencampur uang pribadi dan uang usaha adalah cikal bakal cash flow yang berantakan. Kalau udah kecampur, kamu pasti juga akan kesulitan membedakan mana yang untuk usaha, mana uang pribadi kamu. Alhasil uang usaha kepakai untuk urusan di luar usaha, begitu sebaliknya. Nah, cara paling gampang, dari gaji yang kamu dapatkan setiap bulan, selalu catat berapa yang kamu pakai untuk kebutuhan pribadi dan berapa untuk modal usaha. Jika perlu, simpan modal untuk usaha tersebut di rekening yang terpisah.

 

  1. Lakukan perencanaan dengan matang

 

Sembari mengumpulkan modal untuk memulai usaha, kamu bisa melakukan perencanaan usaha. Misalnya, jenis usaha apa yang ingin kamu bangun, apa saja rencana yang akan kamu lakukan dalam periode tertentu, hingga urusan menghitung berapa modal yang diperlukan untuk menjalankan usaha kamu. Jangan lupa untuk membuat target kapan usaha ini mulai kamu jalani. Apapun jenis usaha yang kamu jalani pasti akan berkembang dengan baik jika dijalani dengan perencanaan yang matang.

 

  1. Buat budgeting dengan lebih rinci

 

Salah satu aspek yang nggak boleh kamu sepelekan dalam mengatur keuangan adalah pemisahan budget. Eits, nggak cuma sekadar mencatat pengeluaran saja lho. Budgeting di sini juga termasuk pembatasan pengeluaran dan alokasi sesuai pada tempatnya, sehingga pengeluaran jadi lebih efisien. 

 

Ketika usahamu sudah jalan, jangan lupa juga untuk melakukan review secara berkala ya. Cukup sekali sebulan yang penting konsisten, untuk melihat apakah cash flow lebih baik dari periode sebelumnya atau malah lebih buruk. Jadi kamu bisa mengetahui apa langkah selanjutnya.

 

  1. Sisihkan laba untuk diputar lagi

 

Satu tips yang bisa kamu terapkan nih, jangan cepat puas apabila kamu mendapatkan keuntungan atau laba. Maksudnya, jangan sampai keuntungan yang kamu dapat kamu habiskan begitu saja untuk senang-senang. Justru sebaiknya, sebagian besar keuntungan tersebut kamu putar lagi untuk mengembangkan usaha. 

 

Misalnya, keuntungan tersebut bisa kamu gunakan untuk menambah alat-alat baru yang bisa menjadi inventaris, mempekerjakan karyawan baru, atau menambah stok barang dagangan. Yang penting, selalu gunakan dengan bijak ya keuntungan kamu!

 

  1. Mengawasi pergerakan arus keuangan

 

Dalam memantau arus keuangan atau cash flow suatu usaha, kamu memang dituntut untuk lebih teliti. Misalnya saat membeli persediaan barang atau stok bahan baku. Jangan sampai kamu berlebihan dalam membeli persediaan barang sementara permintaan sedang tidak banyak. Akibatnya, stok bisa menumpuk dan menyebabkan pemasukan jadi mandek. Biar nggak cuma ngira-ngira, kamu bisa pakai fitur andalan Kelola Stok di aplikasi Qasir. Jadi kamu tahu secara akurat, stok barang yang paling laris, paling lama laku, dan Top Ten barang terlaris tiap bulan. 


Yang paling penting, jangan lupa juga untuk mencatat setiap transaksi yang telah kamu lakukan. Nah, untuk pencatatan transaksi yang lebih cepat, aplikasi Qasir memiliki fitur sederhana yang memudahkanmu untuk menjalankan usaha, mulai dari dengan menambah, menghapus, dan mengatur produk jualan kamu, catatan tiap transaksi, hingga membuat struk fisik maupun digital.  

 

Mantul kan, BossQ?