Studi Kasus

Gimana sih Zaskia Mecca mengatur kesibukan sambil berdagang?

By admin • 06 Jul 2018

Butik yang merupakan usaha keluarga ini, dimulai pada tahun 2011. Kalau Ladies ada yang penasaran alasan awal kenapa Zaskia Adya Mecca akhirnya mendirikan sebuah butik, hal tersebut karena Zaskia dan sang kakak, Tasya selalu mengalami kesulitan untuk mendapatkan pakaian yang sesuai dengan selera mereka. Sampai pada akhirnya mereka berdua memutuskan untuk berkolaborasi dengan seorang sahabat untuk membuat sebuah online shop. Selang beberapa bulan kemudian, Zaskia dan Tasya merasa ada perbedaan visi dan misi dengan partner kerja mereka tersebut sampai akhirnya mereka berdua memutuskan untuk berhenti bekerjasama dan mendirikan sebuah butik keluarga.

Akhirnya pada bulan Februari 2013, butik yang diberi nama Meccanism ini dibuka secara resmi. Pakaian yang ditawarkan oleh Meccanism tidak hanya ditujukan untuk kaum hawa yang memakai jilbab. Karena model pakaian yang ditawarkan oleh Meccanism dapat dikenakan oleh siapa saja. Pilihan tersedia mulai dari kemeja, maxi dress, rok panjang, bolero, cape, celana harem, kulot, kerudung dan atasan-atasan berlengan pendek bahkan mukena. Potongan pakaian dan model yang dipilih oleh duo kakak beradik ini memang cenderung sederhana, mereka menyediakan pakaian untuk dikenakan sehari-hari.

Jadi jika Anda pandai me-mix and match nya, koleksi-koleksi tersebut dapat Anda kenakan tanpa harus berjilbab. Selain pakaian untuk perempuan, butik Meccanism juga menawarkan pilihan kaos untuk laki-laki dengan lini Kal’s yang merupakan karya dari sang adik, Haikal.

Untuk pilihan bahan, Zaskia dan Tasya memilih untuk memperbanyak produksi pakaian berbahan Jersey, Katun, Shifon Ceruti dan Spandex. Hal tersebut dilakukan karena cuaca cerah yang selalu menyertai ibu kota membuat mereka harus berpikir dan memilih bahan-bahan yang nyaman dikenakan di badan. Untuk satu desain, Meccanism memproduksi hanya sekitar 200 potong dan tidak lebih. Meski terkadang permintaan pasar membengkak, tapi tim dari Meccanism tetap menahannya dengan jumlah 200 potong untuk satu desain agar koleksi tidak berkesan pasaran.

 

Untuk pemilihan motif dan warna bahan, Meccanism lebih memilih untuk berburu di sekitar Indonesia karena mereka merasa bahwa motif-motif dan bahan yang disediakan di Indonesia bahkan bisa jauh lebih menarik dibanding negara lain. Saat ini Meccanism sudah mempekerjakan 10 orang termasuk dengan pekerja yang mengelola online shop Meccanism, dan seluruhnya adalah keluarga. Mulai dari sepupu sampai saudara jauh.

Sistem seperti ini memang sengaja dipilih oleh Zaskia dan sang kakak, Tasya yang menjabat sebagai store manager untuk meminimalisir perselisihan atau perbedaan pendapat. Meskipun usaha ini adalah usaha keluarga, tapi sistem profesional diterapkan Tasya dalam butik. Setiap peraturan dibuat secara tertulis berikut dengan kebijakan yang diterima oleh masing-masing karyawannya.

Untuk harga yang ditawarkan oleh Meccanism terbilang cukup terjangkau, koleksi ditawarkan mulai dari harga Rp 200.000,- sampai Rp 450.000,-. Karena Meccanism bertujuan untuk memudahkan siapa saja agar bisa mengenakan pakaian yang nyaman dengan model yang cantik tanpa perlu mengeluarkan biaya yang besar.

Nah dalam mengelola bisnis clothing line, Zaskia Mecca menggunakan aplikasi Qasir dalam mencatat penjualan dan stok baju. Sebelum menggunakan aplikasi Qasir, untuk penjualan di store Meccanism pencatatan masih dilakukan manual di nota lalu harus direkap kembali ke laptop sehingga membutuhkan waktu yang banyak. Aplikasi Qasir gratis, sangat mudah digunakan dan saya tinggal memonitoring dari web saja yang update terus.

Yuks cek video comment dari Zaskia Mecca