Tips

Cara membuat business plan sederhana. Dijamin kamu juga bisa!

26 Apr 2021, Ditulis oleh Bentangku

Cara membuat business plan sederhana. Dijamin kamu juga bisa!

Salah satu kunci sukses membangun usaha adalah mampu menuangkan ide kreatif dan inovatif ke dalam sebuah rencana bisnis atau business plan. Melansir dari Investopedia, business plan adalah rencana-rencana tentang apa yang bakal kamu kerjakan termasuk soal alokasi sumber daya.

Sebuah business plan sangat penting untuk mendukung visimu dalam usaha. Kenapa? Tanpa perencanaan bisnis, kamu tidak akan tahu ke mana arah usahamu karena menjalankannya tanpa tujuan yang jelas. Perencanaan juga bermanfaat untuk mencari sumber dana, lho. Perencanaan yang jelas dan komprehensif akan mampu menarik investor untuk memodali usahamu.

Kamu juga bisa mempresiksi masa depan usahamu dengan menyusun ini. Misal tentang kapan kamu akan balik modal, kapan mulai menikmati keuntungan, kapan akan mampu membuka cabang atau mengembangkan usaha. Oleh karena itu, perencanaan bisnis yang baik akan memperbesar peluang sukses usaha kita.  

Kompas.com mengungkap 3 hal, pentingnya membuat perencanaan bisnis. Ketiga hal itu yakni:

1. Untuk merancang strategi bisnis  

Pada rencana bisnis, biasanya tercantum rencana jangka pendek, menengah, dan panjang, lengkap dengan strategi untuk mencapainya. Tujuannya, untuk memproyeksikan gol bisnismu.  

2. Mengukur modalmu

Ketika berbisnis, tentu kamu harus menghitung biaya operasional dan berapa modal. Rincian biaya diperlukan dalam sebuah business plan untuk mengantisipasi kerugian yang akan timbul serta menghitung harga yang akan dijual ke calon konsumen.

3. Meningkatkan nilai bisnis 

Dalam sebuah rencana bisnis, terdapat poin-poin penting yang menunjukkan potensi dari bisnis tersebut. Hal ini harus dipikirkan secara matang agar calon konsumen berminat untuk membeli/menggunakan produkmu. 

Oleh karena itu, susunlah rencana usaha sedetail mungkin karena semakin, maka akan semakin membuktikan keseriusanmu. Lalu, seperti apa cara membuat bussines plan yang baik?  

Tiga komponen penting yang perlu diperhatikan dalam membuat business plan

1. Konsep Bisnis 

Konsep bisnis merupakan ide tertulis yang berisi visi misi sebuah bisnis, dan nilai produk atau jasa yang akan diberikan kepada pelangganmu.  

2. Market/Pasar 

Analisis mengenai situasi pasar ini meliputi pelanggan, pesaing, proses distribusi, dan promosi.  

Oleh karena itu, perlu dibuat marketing plan matang yang menjabarkan rencana pemasaranmu nanti untuk memenangkan persaingan dan target tercapai. 

3. Finansial

Perencanaan bisnis penting untuk mencantumkan kondisi keuanganmu. Analisis dan strategi keuangan sangat penting dalam menyusun business plan guna memberikan gambaran terhadap langkah-langkah apa yang bisa diambil. 

Di sini akan tergambar jumlah dana yang dibutuhkan untuk bisnis dan kebutuhan operasionalnya. 

Ketika sudah mengetahui 3 komponen penting dalam perencanaan bisnis, yuk buat business plannya.

Langkah membuat perencanaan bisnis sederhana yang bisa kamu tiru.

1. Ide Bisnis 

Ide mahal harganya, apapun itu. Tetapi, cari tahu gagasanmu ini bakal mempunyai nilai komersial atau tidak. Coba tanyakan kepada dirimu sendiri dan lakukan riset kecil-kecilan. Apakah itu dibutuhkan konsumen? Apa keunggulannya? 

2. Membuat Latar Belakang Usaha 

Latar belakang usaha memberikan gambaran yang menyeluruh dari munculnya ide bisnis. Apa yang akan kamu kerjakan? Mengapa memilih usaha itu?  Jangan lupa, cantumkan pula visi misi dan gambaran produkmu BossQ. 

3. Persiapan

Saat menuliskan persiapan, kamu harus mencantumkan informasi soal proses pencarian bahan baku atau produk, pengolahan, hingga packing, dan sebagainya.

4. Strategi Pemasaran 

Kamu bisa memilih berbagai metode pemasaran, baik secara digital maupun tradisional untuk menarik calon pelanggan. Jangan lupa, cantumkan strategi pemasaran yang terdiri dari segmen pasar, target pasar, serta positioning produk agar bisa lebih bersaing dengan jenis usaha sejenis. 

Melansir dari Bloomberg, menentukan target pasar menjadi bagian pokok dalam strategi pemasaran bisnis. Nah, tentukanlah siapa target konsumenmu. Apakah semua kalangan atau tembak satu dua kelompok orang.

Target pasar yang jelas, akan mempermudahmu menentukan produk yang sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen.  Berikan gambaran yang jelas juga tentang siapa mereka, di mana tinggalnya, pola pikir dan perilakunya, mengapa mereka membeli, dan apa yang mereka inginkan. 

5. Membuat Rencana Keuangan 

Analisis perencanaan keuangan dalam suatu usaha lebih banyak didasarkan kepada data-data proyeksi keuangan. Proyeksi keuangan di sini berupa proyeksi kebutuhan modal awal, perkiraaan penjualan dan arus kas.

Analisis yang mendukung berupa proyeksi balik modal dan keuntungan. Ini hampir sama dengan studi kelayakan bisnis pada aspek keuangan.

Modal Awal

Modal awal diperlukan untuk pembayaran tanah dan gedung, perabot dan peralatan, iklan dan promosi sebelum memulai bisnis, pembelian mesin, penyediaan barang dan investaris, biaya mengurus sertifikat dan izin usaha, honorarium tenaga professional, serta listrik dan telepon. 

Pengeluaran

Pengeluaran itu dapat dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu modal investasi dan modal kerja.   

Modal investasi: adalah dana yang digunakan untuk pembelian barang yang bersifat investasi. Pada umumnya modal investasi adalah berupa barang-barang yang berharga tinggi dan berdaya tahan lama. Misal, gedung atau alat produksi. Beberapa usaha dapat dimulai dengan biaya investasi rendah. Namun, usahakan, jaga investasi ini serendah mungkin untuk mengurangi risiko bisnis.

Modal kerja adalah dana yang diperlukan untuk pengeluaran biaya sehari-hari guna menjalankan bisnis. Bisnis harus berjalan untuk beberapa waktu sebelum ada pemasukan uang dari penjualan.

Misal, kamu harus memproduksi barang terlebih dulu sebelum menjualnya.

6. Struktur Organisasi 

Dalam menjalankan bisnis, kamu harus punya struktur organisasi yang jelas. Adanya struktur organisasi memungkinkanmu untuk membagi tugas kepada ahlinya. Nantinya, kamu bisa meminta pertanggungjawaban ketika bisnis berjalan. 

Tapi, ada beberapa hal yang harus kamu ingat ketika membuat business plan, Usahawan. 

Menurut Forbes, pertama, rencana bisnis harus jelas dan memberikan peta jalan nyata untuk perusahaanmu.

Kedua, hilangkan kalimat berbumbu dan penghalusan kata. Jika membuat rencana bisnis, gunakan kalimat yang langsung ke intinya. 

Apalagi jika kamu akan menggunakannya untuk menjaring investor. Tidak ada investor yang mau membaca rencana bisnis yang panjang dan bertele-tele. Langsung ke intinya dengan cepat. Hal ini memungkinkan agar rencanamu cepat dipahami oleh orang lain.

Ketiga, bersikap realistis. Kamu harus jujur ​​dengan diri sendiri dalam menyusun rencana bisnis. Itulah mengapa penting untuk mempertimbangkan tantangan dan peluang.

Keempat, hati-hati. Tidak semua orang mampu berhati-hati dalam berbisnis. Padahal, ini mutlak. Gunakan contoh untuk menunjukkan kalau kamu bakal berhati-hati, bagaimana pendekatannya dan proyeksinya.

Kelima, gunakan visual menarik. Hal ini juga penting ketika kamu ingin menarik investor untuk bisnismu. Gunakan visual tanpa berlebihan. Grafik, bagan, dan gambar dapat membantu menghidupkan konsepmu. Plus, hal itu juga akan memecah teks.

Keenam, kreatif. Sertakan elemen kreatif dalam business plan yang kamu susun. Lakukan sesuatu yang unik.

Mudah bukan?

Baca juga:

 

 

Share artikel ini